Analysis of Solid Medical Waste Management at Health Centers in Bengkalis District, Bengkalis Regency
Isi Artikel Utama
Abstrak
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan artikel di Jurnal Kesehatan Lingkungan menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis tetap memegang hak cipta dan memberikan kepada jurnal hak untuk melakukan publikasi pertama.
- Karya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, yang mengizinkan pihak lain untuk membagikan (menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun) serta mengadaptasi (mengubah, mengembangkan, dan membuat karya turunan) untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial, dengan ketentuan bahwa atribusi yang tepat diberikan kepada penulis asli dan sumber, tautan ke lisensi disertakan, serta setiap perubahan yang dilakukan harus dinyatakan.
Setiap adaptasi, modifikasi, atau karya turunan wajib didistribusikan dengan lisensi yang sama (CC BY-SA 4.0), dan tidak diperkenankan menambahkan pembatasan tambahan yang dapat mengurangi hak-hak yang diberikan oleh lisensi ini. - Penulis diperkenankan untuk membuat perjanjian tambahan secara terpisah terkait distribusi non-eksklusif atas versi karya yang telah dipublikasikan oleh jurnal (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau memasukkannya ke dalam buku), dengan tetap mencantumkan bahwa karya tersebut pertama kali dipublikasikan di jurnal ini.
Referensi
Saruni E, Malik A, Zulfikar. Strategi Pengelolaan Limbah Medis Padat Pada UPTD Puskesmas Lampahan yang Berdampak Pencemaran Lingkungan. J Serambi Eng. 2023;9(1):7890–7895.
Rachmat R, Nadjib M. Implementasi kebijakan pengelolaan limbah medis infeksius pada era COVID-19. Journals Ners Community. 2022;13(4):449–58.
Riyanto. Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (Limbah B3), Edisi kesatu [Internet]. Deepublish Publisher. 2013. Available from: https://www.researchgate.net/ publication/305320484_
Dipesi JE, Gumayesty Y. Pengelolaan Limbah Medis Padat di Puskesmas Pangkalan Kerinci II Tahun 2023. J Hosp Manag Heal Sci. 2024;5(1):01–09.
Fikri E. Pengelolaan Limbah Medis Padat Fasyankes Ramah Lingkungan [Internet]. Bandung: CV Pustaka Setia; 2019. 196 p. Available from: http://pustaka.poltekkes-pdg.ac.id/index.php?p=show_detail&id=6759&keywords=
Kesehatan K. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Limbah Medis Fasilitas Pelayanan Kesehatan Berbasis Wilayah [Internet]. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia; 2020. Available from: http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/810049%
Bengkalis DKK. Renstra Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis Tahun 2016-2021 Perubahan. Bengkalis: Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis; 2019.
Pinheiro J, Costa D, Alencar DB De, Sanches AE, Lira R, Júnior P, et al. Solid Waste Management Procedures at The Medical Clinic of Childrens Hospital dr. Fajardo. 2022;12(2016):57369–57373.
Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia. Pedoman Kriteria Teknologi Pengelolaan Limbah Medis Ramah Lingkungan. Kementrian Lingkungan Hidup. Jakarta: Kementrian Lingkungan Hidup; 2014.
Hasugian AR, Lisdawati V. Peran Standar Operasional Prosedur Penanganan Spesimen untuk Implementasi Keselamatan Biologik (Biosafety) di Laboratorium Klinik Mandiri. Media Penelit dan Pengemb Kesehatan. 2016;26(1):1–8.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Peraturan menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.56/Menlhk/Setjen/2015 tentang Tata Cara Persyaratan Teknis Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan [Internet]. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan; 2015. Available from: https://jdih.menlhk.go.id/new/uploads/files/P_56_2015_LB3_FASKES_menlhk_04192021100851.pdf
Hariansyah N, Ramon A, Angraini W, Wati N. B3 Solid Medical Waste Management at Sukamerindu Public Health Center Bengkulu City in 2021. Avicenna J Ilm. 2022;17(1):69–75.
Suhermi S. Pelatihan Pengelolaan Limbah Medis Padat. J Pemberdaya Komunitas MH Thamrin. 2020;2(1):18–23.
Sulastri S. Pengelolaan Limbah Medis Padat Puskesmas Cisoka Kabupaten Tangerang. Environ Occup Heal Saf J. 2024;4(2):19.
Andolo C, Doda DVD, Tendean LEN. Analisis Pelaksanaan Sistem Pengelolaan Limbah Medis di Rumah Sakit Daerah Kepulauan. Med Scope J. 2023;6(1):19–27.
Handoko B. Pengelolaan Limbah Medis Padat di Puskesmas XIII Koto Kampar I Kabupaten Kampar. J Promot Prev. 2024;7(3):600–6.
Nilasari P, Susanti N, Leonita E, Zaman MK. Analysis Of Hazardous And Toxic ( B3 ) Solid Waste Management At The Regional General Hospital ( RSUD ) Duri District. J Olahraga dan Kesehat. 2022;1(2).
Ciawi Y, Dwipayanti NMU, Wouters AT. Pengelolaan Limbah Medis Rumah Sakit yang Berkelanjutan: Eksplorasi Strategi Ekonomis dan Ramah Lingkungan. J Ilmu Lingkung. 2024;22(2):365–74.
Soeracmad Y, Al U, Mandar A. Analisis Pengelolaan Limbah Medis Padat di Puskesmas Mambi. J Peqguruang Conf Ser. 2024;6(1):401–5.
Dyna Safitri Rakhelmi Rangkuti, Andini Mentari Tarigan TA. Factors Influencing Nurses Behavior in Sorting Medical Waste in The Inpatient Room of Sundari Medan General Hospital. J Pharm Sci. 2023;6(1):322–33.
Fitrianingsih Linda. Analisis Pengelolaan Limbah Medis Padat Menurut Permenkes No. 7 Tahun 2019 Di Rumah Sakit Tahun 2022. J Ilmu Kesehat dan Gizi [Internet]. 2023;1(4):49–61.Availablefrom: http://www.prin.or.id/index.php/jig/article/
Jawawi, Istiana Kusumastuti K. Analisis Pengelolaan Limbah Medis Padat Di Rumah Sakit Umum Daerah CibinongTahun 2021. Dohara Publ Open Access J [Internet]. 2021;01(03):84–92. Available from: https://doi.org/10.54402/isjmhs.v1i03.77
Ismayanti A, Amelia AR, Rusydi AR. Pengelolaan Limbah Medis Padat Di Rumah Sakit Umum Daerah Mamuju Provinsi Sulawesi Barat. Wind Heal J Kesehat. 2020;3(1):73–85.
S DV, Hermawati E. Hospital Solid Medical Waste Management During the Covid19 Pandemic. J Ilm AVICENNA. 2022;17(1):14–20.
Ernawati A, Wahyudi J, Astuti AD, Aini SQ. Analisis Kelayakan Pendirian Usaha Pengolahan Limbah Medis untuk Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. J Ekon dan Kebijak Publik. 2022;13(1):57–70.