Perbaikan Kualitas Air Menggunakan Gel Lidah Buaya (Aloe vera)
Isi Artikel Utama
Abstrak
Rincian Artikel
Penulis yang mempublikasikan artikel di Jurnal Kesehatan Lingkungan menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis tetap memegang hak cipta dan memberikan kepada jurnal hak untuk melakukan publikasi pertama.
- Karya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, yang mengizinkan pihak lain untuk membagikan (menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun) serta mengadaptasi (mengubah, mengembangkan, dan membuat karya turunan) untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial, dengan ketentuan bahwa atribusi yang tepat diberikan kepada penulis asli dan sumber, tautan ke lisensi disertakan, serta setiap perubahan yang dilakukan harus dinyatakan.
Setiap adaptasi, modifikasi, atau karya turunan wajib didistribusikan dengan lisensi yang sama (CC BY-SA 4.0), dan tidak diperkenankan menambahkan pembatasan tambahan yang dapat mengurangi hak-hak yang diberikan oleh lisensi ini. - Penulis diperkenankan untuk membuat perjanjian tambahan secara terpisah terkait distribusi non-eksklusif atas versi karya yang telah dipublikasikan oleh jurnal (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau memasukkannya ke dalam buku), dengan tetap mencantumkan bahwa karya tersebut pertama kali dipublikasikan di jurnal ini.
Referensi
Prahady S, Prahady S, Rumaiza A, Teknik J, Fakultas K, 2014. Universitas T. Pengolahan Air Rawa Menjadi Air Bersih Di Daerah.
RI. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2017 Tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan Dan Persyaratan Kesehatan Air Untuk Keperluan Higiene Sanitasi, Kolam Renang, Solus Per Aqua Dan Pemandian Umum. Kemenkes 2017.
Hengky P, Rama M. Penggunaan Gel Lidah Buaya ( Aloe Vera ) Sebagai Koagulan Alami Dalam Penjernihan Air Sumur Di Desa Sausu Tambu Kecamatan Sausu The Use Of Aloe Vera Gel ( Aloe Vera ) As A Natural Coagulant In Well Water Purification At The Sausu Tambu Village District Sa. 2016;5(1):16–22.
Idris J, Som Am, Musa M, Ku Hamid Kh, Husen R, Muhd Rodhi Mn. Dragon Fruit Foliage Plant-Based Coagulant For Treatment Of Concentrated Latex Effluent: Comparison Of Treatment With Ferric Sulfate. J Chem. 2013;2013(October 2012).
Pichler T, Young K, Alcantar N. Eliminating Turbidity In Drinking Water Using The Mucilage Of A Common Cactus. Water Sci Technol Water Supply. 2012;12(2):179–86.
Padmadisastra, Yudi., Sisik. Sa. Formulasi Sediaan Cair Gel Lidah Buaya. Simp Nas Kim Bahan Alam Iii. 2003;18–9.
Rusdi, Sidi Tbp, Pratama R. Pengaruh Konsentrasi Dan Waktu Pengendapan Biji Kelor Terhadap Ph, Kekeruhan, Dan Warna Air Waduk Krenceng. J Integr Proses [Internet]. 2014;5(1):46–50. Available From: Http://Jurnal.Untirta.Ac.Id/Index.Php/Jip/Article/ View/34
Yuliastri Ir. Penggunaan Serbuk Biji Kelor (moringa olefera) sebagai koagulan dan flokulan dalam perbaikan kualitas air limbahdan air tanah. 2010. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta.
Pranata, Muhammad Fajar. Efektifitas Variasi Dosis dan Waktu Kontak Gel Lidah Buaya (Aloe vera) Sebagai Koagulan Alami Dalam Menurunkan Kekeruhan Air Rawa. 2019. Poltekkes Kemenkes Banjarmasin, Banjarabaru.