Kualitas Lingkungan Fisik dan Perilaku Sehat Yang Mempengaruhi Kejadian Filariasis
Isi Artikel Utama
Abstrak
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan artikel di Jurnal Kesehatan Lingkungan menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis tetap memegang hak cipta dan memberikan kepada jurnal hak untuk melakukan publikasi pertama.
- Karya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, yang mengizinkan pihak lain untuk membagikan (menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun) serta mengadaptasi (mengubah, mengembangkan, dan membuat karya turunan) untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial, dengan ketentuan bahwa atribusi yang tepat diberikan kepada penulis asli dan sumber, tautan ke lisensi disertakan, serta setiap perubahan yang dilakukan harus dinyatakan.
Setiap adaptasi, modifikasi, atau karya turunan wajib didistribusikan dengan lisensi yang sama (CC BY-SA 4.0), dan tidak diperkenankan menambahkan pembatasan tambahan yang dapat mengurangi hak-hak yang diberikan oleh lisensi ini. - Penulis diperkenankan untuk membuat perjanjian tambahan secara terpisah terkait distribusi non-eksklusif atas versi karya yang telah dipublikasikan oleh jurnal (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau memasukkannya ke dalam buku), dengan tetap mencantumkan bahwa karya tersebut pertama kali dipublikasikan di jurnal ini.
Referensi
RI DK. Epidemiologi Filariasis. 2015;
Provinsi DK. Jumlah kasus filariasis tertinggi di kalsel. 2018;
Puskesmas J. Jumlah Kasus Filariasis di Wilayah Kerja Puskesmas Juai. Puskesmas Juai. 2018;
Nasrin. Faktor-faktor Lingkungan dan Perilaku yang Berhubungan dengan Kejadian Filariasis di Kabupaten Bangka Barat. 2008; Available from: http://eprints.undip.ac.id/18335/1 /N_A_S_R_I_N.pdf
Chesnais. A Case Study Of Risk Factors For Lympatic in the Republic of Congo (Online). 2014; Available from: https://www.scribd.com/doc/1923 62/RiskFactor-Limphatic-Republic of Congo
Saryono. Metodologi Penelitian Kualitatif Dalam Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika; 2011.
Notoatmodjo S. Metodologi Penelitian Kesehatan. 2012;
Lameshow S, Hosmers J, Klar J LS. Besar Sampel dalam Penelitian Kesehatan. UGM. Yogyakarta; 1997.
Imam Santoso. Manajemen Data Untuk Analisis data Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: Gosyen Publishing; 2013.
Imam Santoso. Epidemiologi Untuk Pendidikan Tenaga Kesehatan. Banjarmasiin: PT. Grafika Wangi Kalimantan; 2011.
Strickland GT. Hunter’s Tropical Medicine and Emerging Infectious Diseases. Pennsylvania: W.B.Saunders Company; 2000.
Widoyono. Penyakit Tropis. Semarang: Erlangga; 2005.
Anshari R. Analisis Faktor Risiko Kejadian Filariasis Di Dusun Tanjung Bayur Desa Sungai Asam Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Pontianak. J Kesehat Indones. 2004;
Ardias, On ny Setiani YHD. Faktor Lingkungan dan Perilaku Masyarakat dengan Kejadian Filariasis di Kabupaten Sambas. J Kesehat Lingkung Indones. 2012;Vol. 11, N:199–207. .