Higiene Dan Sanitasi Kantin Sekolah Dasar
Isi Artikel Utama
Abstrak
Abstract: Hygiene and Sanitation of Primary School Canteen. Snacks food in the canteen become school children's needs of additional intake while in school. Snacks food become routinely consumed by school children’s because it is one of the providers of food in the school environment. School canteen in providing snacks food should be able to pay attention to hygiene and sanitation. Hygiene and food sanitation play an important role because if the hygiene and sanitation of food in bad processing then it can lead to disease. The purpose of this research is to know the hygiene and sanitation of 22 primary school canteens in the working area of Puskesmas Mojopanggung in 2018. The method used in this research is descriptive and research design is observational. There are 5 variables that become the assessment in this research that is location; building; and environmental hygiene, sanitation facilities, personal hygiene of food handlers or sellers, food security, and health promotion tools. The result of assessment of location, building and environmental cleanliness variables is 74,75%, sanitation facility variable equal to 65,4%, personal hygiene variable food handler or seller equal to 73,5%, food security variable equal to 77,8%, and means of health promotion by 60%. Category of health promotion means to be one category that does not meet the requirements, while the other four variables get the medium category. In general, 5 variables in the hygiene and sanitation of 22 primary school canteens in Puskesmas Mojopanggung in 2018 were medium category with percentage of 70.29%.
Rincian Artikel
Bagian
policies
Penulis yang mempublikasikan artikel di Jurnal Kesehatan Lingkungan menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis tetap memegang hak cipta dan memberikan kepada jurnal hak untuk melakukan publikasi pertama.
- Karya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, yang mengizinkan pihak lain untuk membagikan (menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun) serta mengadaptasi (mengubah, mengembangkan, dan membuat karya turunan) untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial, dengan ketentuan bahwa atribusi yang tepat diberikan kepada penulis asli dan sumber, tautan ke lisensi disertakan, serta setiap perubahan yang dilakukan harus dinyatakan.
Setiap adaptasi, modifikasi, atau karya turunan wajib didistribusikan dengan lisensi yang sama (CC BY-SA 4.0), dan tidak diperkenankan menambahkan pembatasan tambahan yang dapat mengurangi hak-hak yang diberikan oleh lisensi ini. - Penulis diperkenankan untuk membuat perjanjian tambahan secara terpisah terkait distribusi non-eksklusif atas versi karya yang telah dipublikasikan oleh jurnal (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau memasukkannya ke dalam buku), dengan tetap mencantumkan bahwa karya tersebut pertama kali dipublikasikan di jurnal ini.
Referensi
Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 942/MENKES/SK/VII/2003, tentang Pedoman Persyaratan Hygiene Sanitasi Makanan Jajanan. Jakarta.
Sihite Richard. Sanitasi dan Higiene. 2000. SIC. Surabaya.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1096/MENKES/PER/ VI/2011, tentang Higiene Sanitasi Jasaboga. Jakarta.
Fardiaz. Polusi Air dan Polusi Udara. 2000. Polusi Air dan Polusi Udara. Kanisius. Yogyakarta.
Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1429/MENKES/SK/ XII/2006, tentang Pedoman Penyeleng-garaan Kesehatan Lingkungan Sekolah. Jakarta.