Personal Higiene terhadap Kontaminasi Bakteri Salmonella sp pada Es Campur
Isi Artikel Utama
Abstrak
Mixed ice is a beverage that is very popular with people and is very easy to find. Traders mixed ice that their hygiene is not quite right; it is very easily contaminated by pathogen bacteria. Landasan Ulin District as a trading centre in Kota Banjarbaru makes it strategic place so many mixed ice traders found in this District. This study was aiming to determine the traders mixed ice's hygiene with the contamination of Salmonella sp bacteria in blended ice. This type of research was an analytical survey with a cross-sectional study design. Data were collected by observing, interviewing and examining samples, as many as 23 mixed ice samples were analysing of salmonella sp bacteria. Data analysis was performing using Somer's d correlation test. The results showed that there was a significant correlation between personal hygiene of mixed ice traders with Salmonella sp bacteria with a negative correlation direction which could be a conclusion that the higher the personal hygiene score of combined ice traders, the Salmonella sp bacteria would be harmful in mixed ice. It is suggested to the next researcher to check the Salmonella sp bacteria on each component of blended ice so that they will know at what stage Salmonella sp bacteria have contaminated the ice mixed.
Rincian Artikel
Bagian
policies
Penulis yang mempublikasikan artikel di Jurnal Kesehatan Lingkungan menyetujui ketentuan sebagai berikut:
- Penulis tetap memegang hak cipta dan memberikan kepada jurnal hak untuk melakukan publikasi pertama.
- Karya dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License, yang mengizinkan pihak lain untuk membagikan (menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun) serta mengadaptasi (mengubah, mengembangkan, dan membuat karya turunan) untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial, dengan ketentuan bahwa atribusi yang tepat diberikan kepada penulis asli dan sumber, tautan ke lisensi disertakan, serta setiap perubahan yang dilakukan harus dinyatakan.
Setiap adaptasi, modifikasi, atau karya turunan wajib didistribusikan dengan lisensi yang sama (CC BY-SA 4.0), dan tidak diperkenankan menambahkan pembatasan tambahan yang dapat mengurangi hak-hak yang diberikan oleh lisensi ini. - Penulis diperkenankan untuk membuat perjanjian tambahan secara terpisah terkait distribusi non-eksklusif atas versi karya yang telah dipublikasikan oleh jurnal (misalnya, mengunggahnya ke repositori institusi atau memasukkannya ke dalam buku), dengan tetap mencantumkan bahwa karya tersebut pertama kali dipublikasikan di jurnal ini.
Referensi
JURNAL-PUBLIKASI-CHYNTIA-G.-LUMATAUW.pdf.
BPOM. Laporan Kinerja Badan Pengawas Obat dan Makanan. Jakarta: 2012.
Sitohang K. Pengelolaan dan Kandungan Bakteri Escherichia coli pada Es Campur. Sumatera Utara: Universitas Sumatera Utara; 2003.
Sucipto DC. Keamanan Pangan Untuk Kesehatan Manusia. Yogyakarta: 2016.
Fitriani A. Studi Gambaran Higiene Sanitasi Pedagang dan Keberadaan Escherichia coli Pada Es buah di Kota Salatiga. Semarang: Universitas Negeri Semarang; 2016.